Kanker Servik

Kanker serviks atau kanker leher rahim diberitakan sebagai penyebab kematian pada wanita no 1 di INDONESIA. Setidaknya setiap 2 menit ada 1 orang di dunia yang meninggal karena kanker serviks.

Penyebab :

* Infeksi Virus Human Papilloma (HPV)

Penyebab terbesar kanker leher rahim atau disebut kanker servik adalah infeksi HPV yang menular lewat hubungan seksual. Seorang wanita bisa terinfeksi virus ini pada usia belasan tahun dan baru diketahui mengidap kanker 20 atau 30 tahun kemudian setelah infeksi kanker menyebar.

* Hubungan Seksual Sebelum Berusia 20 Tahun

Pada umr 12-20 tahun, organ reproduksi wanita sedang aktif berkembang. Idealnya, ketika sel sedang membelah secara aktif, tidak terjadi kontak atau rangsangan apa pun dari luar. Kontak atau rangsangan dari luar, seperti penis atau sperma, dapat memicu perubahan sifat sel menjadi tidak normal. Sel yang tidak normal ini kemungkinan besar bertambah banyak kalau ada luka saat terjadi hubungan seksual. Sel abnormal inilah yang berpotensi tinggi menyebabkan kanker mulut rahim.

* Nikotin

Sel-sel mulut rahim yang teracuni oleh nikotin dalam darah juga memiliki kecenderungan mempengaruhi selaput lendir pada tubuh, termasuk selaput lendir mulut rahim yang dapat memicu abnormalitas sel pada mulut rahim. Resiko kanker mulut rahim lebih tinggi pada wanita perokok.

* Terlalu Sering Menggunakan Pembersih Vagina

Tidak semua bakteri merugikan. Ada juga bakteri dalam vagina yang berfungsi membunuh bakteri yang merugikan tubuh. Jika terlalu sering menggunakan sabun pembersih vagina, bakteri baik pun akan mati. Selain itu sabun vagina juga dapat menyebabkan iritasi. Kulit pada mulut rahim sangat tipis sehingga iritasi yang timbul dapat memicu abnormalitas sel. Kondisi ini rentan memicu kanker mulut rahim.

Posted in ciri ciri kanker serviks, gejala kanker serviks, kanker servik, kanker serviks, pencegahan kanker serviks, penyakit kanker serviks, penyebab kanker serviks | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kanker Servik

Penyebab Kanker Servik – Kaker servik merupakan salah satu kanker rahim, karena bagian leher rahim atau mulut rahim yang terdapat sel kanker sehingga kanker servik juga bagian dari penyakit kanker rahim. Kanker servik adalah penyakit kanker yang berhaya, karena tidak sedikit wanita yang telah menjadi korban penyakit kanker servik. Karena kanker servik menyerang tubuh secara perlahan lahan sehingga sulit di sadari tanpa melakukan pemeriksaan, oleh sebab itu kanker servik tidak sedikit penderitanya. Penyakit kanker servik banyak terjadi pada wanita yang telah menikah atau pun pada wanita yang sudah menjalni hubungan seksual yang aktif, di bandingkan oleh wanita yang belum melakukan hubungan seksual, maka dari itu penderita kanker servik yang dialami oleh wanita dewasa, tetapi ada pula wanita yang usianya masih muda. Penyakit kanker servik akan mengubah sel di bagian leher rahim menjadi sel pra kanker, dan setelah sel pra kanker akan menjadi sel kanker, dan keadaan seperti itu yang mengakibatkan penyakit kankre servik.

Sudah di jelaskan diatas, bahwa penyakit kanker servik penyakit yang banyak memakan korban, karena penyakit ini sulit disadari. Memang benar penyakit kanker servik sulit disadari karena kanker servik di stadium awal belum mengeluarkan gejala gejala yang menonjol sehingga tidak di sadari. Di tahap awal belum ada gejala kanker servik, namun apabila sel kanker sudah menyebar kebagian yang lain maka gejala baru akan muncul. Seperti mengalami masalah pada sikus menstruasi, siklus menstruasi akan bermasalah, dan pendarahan bisa dialami walaupun bukan di waktu menstruasi, atau wanita yang sudah tua dan telah memasuki masa menopause juga juga akan mengalami pendarahan juga apabila menderita penyakit kanker servik. Penyakit kanker servik juga bisa menyebakan keputihan menjadi tidak normal. Keputihan tidak normal akan menyebabkan keputihan akan memiliki warna yang berbeda atau tidak putih dan bening, bau vagina akibat dari keuputuah yang mengeluarkan aroma tidak sedap, serta tektur keputihan juga lebih kental di bandingkan pada keputihan normal.

Penyebab Kanker Servik

Karena keputihan yang tidak normal juga akan menyebakan vagina gatal sehingga akan menyebabkan iritasi pada bagian kulit vagina juga. wanita yang menderita kanker servik juga akan merasakan nyeri atau pun sakit pada saat berhubungan seksual dan bisa menyebabkan darah keluar juga dari vagina pada setelah melakukan hubungan seksual. Berat badan juga bisa semakin menurun lama kelamaan apabila menderita penyakit kanker servik karena nafs makan hilang jika mendeirta penyakit kanker. Maka dari itua kan terganggu sekali dengan adanya gejala kanker servik walaupun gejalanya tidak terlalu banyak dan baru dialami pada saat sel kanker sudah berkembang banyak.

Semua gejala kanker servik yang terjadi dialami karena ada faktor penyebabnya atau pun faktor pemicunya. Karena terjadinya penyakit kanker servik atau kanker mulut rahim dialami karena ada penyebabnya. Penyebab kanker servik hanya virus, namun ada lagi pemicu penyakit kanker servik, maka dari itu berikut beberapa penyebab kanker servik :

  • Virus hpv, penyebab kanker servik yang utama dari virus, virus hpv yang merupakan penyebab kanker servik. Virus hpv bisa masuk ke dalam vagina dan menginfeksi bagian mulut dan leher rahim sehingga sel sel yang ada di sekitarnya berubah menjadi sel kanker maka dari itu penyakit kanker servik akan dailami. Vrius hpv merupakan jenis virus penyebab penyakit kelamin yang di bedakan bersarkan tipesnya. Jenis virus ini tidak juga bsa menular, dan banyaknya penularan dialami dari hubungan seksual.
  • Penyakit hiv, meningkatnya risiko menderita penyakit kanker servik karena di sebabkan oleh penyakit hiv, yang juga penyakit autoimun menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh akan lebih mudah terinfeksi. Maka dari itu penyebab kanker servik juga bisa dialami karena penyakit hiv juga.
  • Gaya hidup tidak sehat, penyebab kanker servik juga dipengaruhi oleh gaya hidup, tidak sehat dalam menjalani gaya hidup bisa menyebabkan penyakit kanker servik salah satunya. Terlalu sering stress, tidak menjaga asupan makanan, tidak olahraga dan menjaga kesehatan lainnay merupakan gaya hidup tidak sehat, dan sedikit banyak juga mempengaruhi terjadinya penyakit kanker servik.
  • Alat kb, alat kb yang di gunakan untuk di konsumsi karena jenisnya pil akan mempengaruhi hromon di dalam tubuh. dan alat kb tersebut bisa menjadi penyebab kanker servik jika di gunakan jangka panjang, selain itu yang bisa mempengaruhi hormon juga terapi hromon sehingga hal tersebut jika dilakukan juga bisa menjadi penyebab kanker servik.
  • Melahirkan di usia dini, di usia yang terlalu muda tidak baik jika sudah melahrkan, karena melahrkan di usia muda bsa meningkatkan risiko untuk meneirta penyakit kanker servik di suatu hari nanti,dan selain melahirkan, melakukan hubungan seksual di usia yang terlalu muda juga bisa menjadi penyebab kanker servik.
  • Genetik, penyakit kanker bukan hanya memtikan, namun penyakit kanker juga penyakit yang akan menurun. Penyakit kanker servik juga seperti itu, karena itu kanker rahim atau servik yang di sebabkan oleh faktor genetik bisa dialami juga.

Penyebab Kanker Servik

Posted in kanker servik | Leave a comment

Penyakit Kanker Servik Pada Wanita

Penyakit Kanker Serviks Pada Wanita – Kanker serviks adalah penyakit kanker yang muncul dari sel-sel yang berasal dari serviks, kanker serviks ini yang berasal dari sel-sel leher rahim namun bisa juga muncul dari sel-sel mulut rahim atau juga keduanya. Biasanya pada penyakit kanker servik pada wanita awalnya tidak menimbulkan suatu gejala. Gejalanya kemudian baru akan muncul saat sel kanker sudah mulai menginvasi jaringan yang berada disekitarnya. Terdapat beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini. Pendarahan yang terjadi pada vagina yang sifatnya tidak normal, pendarahan yang biasanya terjadi adalah pendarahan yang terjadi setelah melakukan bersenggama, pendarahan setelah mengalami menopause, pendarahan dan juga bercak darah antara periode menstruasi dan juga periode dari menstruasi yang lebih lama atau juga lebih berat dari biasanya.

Penyakit Kanker Serviks Pada Wanita

Penyakit Kanker Servik Pada Wanita

Penyakit Kanker Serviks

Penyakit kanker servik pada wanita juga bisa ditandai dengan gejala lainnya. Gejala lainnya adalah ditandai dengan keputihan yang sifatnya tidak normal. Ciri-ciri d ari keputihan ini biasanya lendir yang kental dan warnanya kuning atau agak kecokelatan, berbau busuk, serta gatal. Rasa sakit yang dirasakan saat melakukan hubungan seksual.

Jenis dari penyakit kanker servik pada wanita terdapat dua jenis yakni adalah karsinoma atau skuasoma dan adenokarsinoma. Sekitar dari 8-10 jenis kasus kanker serviks adalah jenis karsinoma sel skuasoma atau sel-sel yang menutupi permukaan serviksnya dan juga sisa dari adenokarsinoma dimulai pada  sel-sel kelenjar yang bisa menyebabkan lendir.

Pemeriksaan kanker serviks  dilakukan dengan :

  1. Pap smear yang dilakukan dengan cara pengambilan cairan vagina yang biasanya dilakukan untuk diperiksa.
  2. Colposcopy atau melakukan pemeriksaan dengan cara teropong leher rahim atau  serviks.
  3. Biopsi dilakukan dengan pengambulan sampel dari jaringan serviks untuk dilakukan pemeriksaan oleh ahli patologinya.
  4. Tes penanda dari tumor SCC.
  5. Pemeriksaan panggul.

Biasanya infromasi yang di dapat dari pemeriksaan dan tes yang dilakukan diatas untuk mengetahui dari adanya ukuran tumor dan juga seberapa jauh dari tumor ini berkembang dan bisa mengalami penyebaran tumor ke kelenjar getah bening atau juga organ lainnya metastatis.

Penyebab Kanker Serviks

Penyebab dari kanker serviks atau kanker leher rahim pada vagina bisa disebabkan karena masalah kurang terjaganya organ intim. Penyebabnya bisa disebabkan akibat dari HPV yang merupakan salah satu penyebab terjadinya penyakit kanker servik pada wanita. Sedangkan pada penyebab kematian yang terjadi adalah jenis HPV untuk tipe 16 dan 18. Virus ini merupakan virus yang mudah pindah dan juga mudah menyebar, karena bukan hanya lewat cairan saja, namun bisa pindah lewat dari sentuhan kulit. Dan selain itu juga penggunaan dari toilet umum yang sudah terkontaminasi dengan virus HPV bisa mengakibatkan seseorang menyebabkan hal ini terjadi.

Pola hidup yang kurang baik yang bisa mengakibatkan dari terjadinya penyakit kanker serviks. Misalnya adalah akibat kebiasaan merokok, akibat kurangnya asupan vitamin C dan juga kurangnya asupan vitamin E serat akibat kurang mengonsumsi asam folat. Kebiasaan buruk yang lainnya yang bisa menyebabkan hal ini terjadi adalah melakukan hubungan seksual berganti pasangan dan melakukan hubungan seksual di usia dini. hal ini akan meningkatkan resiko dalam mengalami penyakit kanker servik pada wanita mencapai 2 kali lebih besar. Faktor yang lain dari penyebab kanker serviks atau kanker leher rahim adalah karena ada keturunan kanker, penggunaan dari pil Kb yang dilakukan dalam jangka waktu panjang dan dalam jangka waktu lama.

Lalu pencegahan apa saja yang bisa dilakukan dalam mengatasi masalah tersebut adalah :

  1. Menerapkan pola hidup sehat yang dilakukan dengan teratur dengan cara mengonsumsi makanan yang cukup mengandung nutrisi dan gizi didalamnya
  2. Memelihara kesehatan tubuh dengan baik dan juga dnegan menjaga sanitasi lingkungan
  3. Sebaiknya hindarilah pembersihan dari bagian genital dengan menggunakan air yang kurang bersih.
  4. Jika Anda seorang perokok, maka mulailah hentikan kebiasaan tersebut.
  5. Hindarilah melakukan hubungan seksual usia dini
  6. Selalu setia dengan pasangan Anda, dan sebaiknya jangan bergonta ganti pasangan saat sedang melakukan hubungan seksual.
  7. Melakukan pemeriksaan vagina dengan melakukan papsmear yang bisa dilakukan selama kurang lebih 2 tahun sekali, khususnya adalah untuk Anda yang sudah aktif dalam melakukan hubungan seksual.
  8. Jika Anda masih belum pernah melakukan hubungan seksual, maka sebaiknya melakukan vaksinasi HPV.
  9. Konsumsilah jenis makanan sayuran yang mengandung kandungan beta karoten yang banyak, dan juga konsumsilah vitamin C dan vitamin R.

Jika Anda sudah terlanjur mengidap penyakit kanker servik pada wanita, maka sebaiknya lakukan pengobatan secara alami. Jika Anda sudah terdeteksi menderita kanker serviks untuk stadium awal maka lakukanlah cara menghilangkan kanker serviks dengan pembedahan menggunakan laser, listrik, dan juga pembekuan dan kemudkian membuang jaringan kanker serviks atau leher rahimnya.

Dan untuk kasus penyakit kanker servik pada wanita stadium lanjut, maka Anda bisa melakukan pengobatan dengan kemoterapi dan melakukan radioterapi. Namun jika sudah terdeteksi cukup parah, maka pilihan yang diberikan adalah dengan mengangkat rahim atau histerektomi, dilakukan dengan menyeluruh agar kanker tidak kambuh lagi.

Penyakit Kanker Servik Pada Wanita

Posted in kanker servik | Tagged , , , , | Leave a comment

Ciri Ciri Kanker Servik

Ciri Ciri Kanker Servik – Kanker jenis penyakit yang banyak ditakuti oleh orang, karena kanker jenis penyakit yang mematikan. Kanker dapat menyerang siapa saja, dan ada jenis kanker yang hanya dialami oleh wanita, yaitu kanker servik. Kanker servik merupakan penyakit kanker yang menyerang organ reproduksi atau organ vital wanita. Bagian servik berada diantara vagina dan ovarium yang merupakan penghubung diantara keduanya. Bisa terjadinya kanker servik karena di sebabkan oleh tumbuhnya sel yang tidak normal di bagian servik, dan sel yang tidak normal lama kelamaan akan berubah menjadi pra kanker sel yang berkembang lagi menjadi sel kanker pada akhirnya. Pemicu utama dari penyakit kanker servik karena masuknya jenis virus hpv. Virus hpv merupakan jenis virus yang dapat menyebabkan penyakit kelamin, seperti halnya penyakit kutil kelamin bisa di sebabkan oleh virus hpv yang masuk juga ke dalam organ vital sehingga tumbuh kutil di sana. Ada berbagai macam tipe virus hpv yang dapat masuk ke dalam tubuh namun berbeda tipe virus hpv yang menyebabkan kutil kelamin dan juga penyebab kanker.

kanker servik

kanker servik

Faktor utama dari penyakit kanker servik memang di sebabkan oleh virus hpv, dan tipe virus hpv yang bisa mengubah sel di bagian servik menjadi tidak normal hingga menjadi sel kanker di dalam tubuh ilah tipe 45, 33, 31, 18, dan 16 tipe tipe tersebut memiliki resiko yang tinggi untuk menyebabkan penyakit kanker servik sehingga perlu hati hati terhadap virus hpv. Virus hpv yang akan menyebabkan penyakit kanker servik bisa ditularkan dari orang lain, dan penularan paling karena berhubungan seksual dengan pasangan yang telah terinfeksi virus, atau seringnya mengganti pasangan dalam berhubungan seksual maka dari dapat menyebabkan kanker servik. Kanker servik selain di sebabkan oleh virus juga dapat di picu oleh hal lain seperti merokok. rokok juga bisa mengubah sel yang normal menjadi tidak normal dan akibatnya akan menyebabkan penyakit kanker jika rokok sering di gunakan, tidak jarang wanita yang suka merokok dan risikonya selain mengganggu kesuburan juga bisa menimbulkan ciri ciri kanker servik.

Ciri Ciri Kankar Servik

Kanker servik tidak hanya dapat di sebabkan oleh rokok dan juga virus, namun masih ada beberapa pemicu kanker servik lagi, seperti penggunaan alat kb yang jenisnya pil, apabila di konsumsi jangka panjang bisa berpotensi juga untuk menyebabkan kanker servik. Wanita yang hamil di usia muda juga lebih besar potensinya untuk menderita penyakit kanker servik pada usia tuanya nanti, karena organ reproduksi wanita di usia muda tidak terlalu baik pada usia muda atau belum maksimal sebelum pada usia 25 tahun, oleh seba itu wanita yang hamil muda bisa terkena penyakit kanker servik.

Selain hamil pada usia muda lebih besar potensinya untuk menyebabkan penyakit kanker servik, adanya sel kanker di bagian servik juga besar terjadi pada wanita yang telah hamil lebih dari tiga kali. Yang paling besar lagi potensinya untuk menderita penyakit kanker servik juga karena di sebabkan oleh faktor genetik juga. maka dari itu pemeriksaan pap smear dapat dilakukan agar dapat membantu mendeteksi sel kanker sejak dini di dalam servik sehingga sel kanker tidak berkembang terlalu banyak dan cepat jika telah di deteksi sejak dini. Karena ada beberapa tahapan kanker, maka dari itu untuk melakukan pengobatan masih ada waktu jika tahapan kanker masih dini. Oleh karena itu di sarankan bagi wanita yang telah menikah melakukan pemeriksaan agar dapat mengetahui kondisi servik yang dimiliki. Atau jika tidak ingin melakukan pemeriksaan maka mengetahui ciri ciri kanker servik akan lebih baik agar mengetahui sendiri kondisi kesehatan servik yang dimilikinya sejak dini, seperti di bawah ini ciri ciri kanker servik :

Ciri ciri kanker servik yang dapat diketahui pada saat ada sel yang tidak normal di dalam tubuh pastinya akan menimbulkan perubahan pada tubuh. perubahan yang akan terjadi di saat ada sel kanker di servik yaitu keputihan. Perubahan pada keputihan yang dikeluarkan bisa dialami, dengan keluarganya keputihan yang terlalu banyak di bandingkan biasanya. Selain jumlahnya yang lebih banyak, keputihan juga bisa menyebabkan bagian vagina merasakan gatal, gatal vagina akan di rasakan di saat keputihan dikeluarkan oleh vagina. tekstur dari keputihan juga lebih kental dan juga berbau busuk. Karena itu ciri ciri kanker servik dapat diketahui.

  • Pendarahan

Bukan hanya akan mengalami perubahan pada keputihan saja tetapi perubahan siklus menstruasi juga akan dialami. siklus menstruasi bisa lebih panjang dari pada biasanya. Dan darah yang dikeluarkan juga lebih banyak di saat menstruasi atau pun bukan di saat menstruasi. Bahkan yang sudah mengalami menopause juga bisa mengalami pendarahan di saat ciri ciri kanker servik.

  • Sakit saat berhubungan seksual

Untuk mengetahui ciri ciri kanker servik juga bisa dirasakan pada saat berhubungan seksual. Karena jika ada sel kanker di servik maka di saat bersenggama akan timbul rasa tidak nyaman karena sakit, dan juga bisa menimbulkan pendarahan setelahnya.

Ciri Ciri Kanker Servik

Posted in kanker servik | Tagged , , , , | Leave a comment

Penderita Kanker Servik Wanita

Penderita Kanker Servik Wanita – Kanker yang akan muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri ini akan berfungsi sebagai pintu masuknya menuju rahim dari vagina. Pada usia berapa pun bagi penderita kanker serviks wanita ini. Tapi penyakit ini akan lebih cenderung mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual antara usia 30 tahun ke atas.

Penderita Kanker Servik Wanita

Penderita Kanker Servik Wanita

Kanker serviks sangat jarang terjadi pada wanita berusia di bawah 25 tahun. Pada tahap awal, kanker serviks ini biasanya tidak memiliki gejala. Pada gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi atau setelah menopause. Meski terjadi pendarahan yang belum berarti anda akan menderita kanker serviks.

Jenis penyaokit ini menjadi momok yang sangat menakutkan untuk setiap perempuan. Tidak ada yang menyadari dari gejalanya, bahkan survey menunjukkan perempuan yang terinfeksi virus papiloma manusia adalah penderita kanker serviks wanita yang baru memeriksakan diri setelah berada dalam stadium 3 yang membuat para penderita kanker serviks wanita ini akan mengalami kerusakan organ organ di dalam tubuhnya. Tidak menutup kemungkinan anda beresiko akan mengalami kanker serviks.

Ciri ciri Penderita Kanker Servik Wanita

Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat.

Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:

  1. Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
  2. Mengalami keputihan wanita tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
  3. Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  4. Mengalami sakit saat buang air kecil
  5. Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
  6. Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Penyebab Penderita Kanker Servik

Human papiloma virus (HPV) merupakan penyebab bagi penderita kanker serviks wanita. Sedangkan penyebab ini banyak menyebabkan kematian pada perempuan adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat udah sekali berpindah dan menyebar tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, akan dapat menjangkit seorang yang menggunakannya jika tidak dapat membersihkannya dengan baik.

Faktor yang dapay meningkatkan resiko Penderita Kanker Servik Wanita

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko penderita kanker servik wanita, diantara lain:

  • Berganti ganti pasangan seksual : memiliki banyak pasangan seksual akan dapat meningkatkan resiko terinfeksi HPV
  • Aktivitas seksual terlalu dini : melakukan hubungan seksual pada umur yang terlalu dini akan meningkatkan resiko terinfeksi HPV
  • Merokok : wanita yang merokok beresiko dua kali lipat. Ini bisa kemungkinan di sebabkan oleh bahan kimia berbahaya dari tembakau yang akan muncul di leher rahim
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah : dengan kondisi ini kemungkinan di karenakan pada saat mengkonsumsi obat tertentu seperti imunosupresan. Obat ini digunakan agar tubuh tidak dapat menolak donor bagian organ dari orang lain atau karena menderita HIV/AIDS
  • Melahirkan anak : makin banyak anak yang dilahirkan seorang wanita, maka resiko penderita kanker serviks wanita ini akan lebih meningkat tinggi. Wanita yang punya tiga anak, maka 3kali lebih beresiko terkena kanker serviks dari pada wanita yang tidak punya anak sama sekali. Di perkirakan bahwa perubahan hormon saat sedang hamil akan membuat leher rahim lebih renta terangsang HPV

Pencegahan untuk Penderita Kanker Servik Wanita

Lakukan pencegahan kanker servik dengan cara di bawah ini :

  • Hindari merokok

Banyak pesan dan peringatan yang menyatakan bahwa rokok dapat membahayakan dan memicu timbulnya penyakit ringan atau berbahaya akan tetapi untuk sebagian orang perokok masih menganggap remeh pesan ini. Untuk anda para wanita, penderita kanker serviks wanita di antaranya adalah 30% dari wanita perokok aktif. Penyebabnya adalah kandungan zat kimia yang terdapat di dalam rokok memicu infeksi penyebab penderita kanker serviks wanita ini. dan banyak mengkonsumsi rokok dapat menyebabkan kanker paru paru.

  • Menghindari diet yang tidak seimbang

Diet sudah menjadi kebiasaan wanita yang bersifat sangat penting untuk dapat menjaga bentuk tubuh dan kesehatan. Jika anda sering melakukan diet dan menghindari asupan buah dan sayur, itu merupakan diet yang sangat salah. Diet yang salah dapat memicu perkembangan virus yang dapat menyebabkan penderita kanker serviks wanita. Kandungan yang terdapat dalam sayur dan buah justru akan dapat membantu untuk melindungi anda dari serangan kanker serviks. Perhatikan pula pada makanan dan minuman anda jangan sampai mengandung zat kimia berbahaya seperti pengawet, pewarna, dan penyedap rasa.

  • Produk bahan kimia yang berbahaya

Kehidupan modern yang bersifat instans justru memicu timbulnya kanker. Kankdungan berbahaya yang terdapat di dalam pembungkus dan bahan plastik yang terkena panas memicu bagi penderita kanker serviks wanita ini. Minimalisir penggunaan sterofom, bahan kimia yang di panaskan atau terkena plastik.

Penderita Kanker Servik Wanita

Posted in kanker servik | Leave a comment

Keganasan Kanker Servik

Keganasan Kanker Servik – Para ahli yang mengatakan jika setiap oran didalam sistem reproduksi wanita bisa beresiko mengalami keganasan atau penyakit kanker yang tingkat kerentanannya juga bervariasi. Dan yang paling sering antara lain adalah bagian leher rahim atau bagian servik, indung telur atau ovarium, dan juga dinding rahim atau endometrium. Usia adalah salah satu faktor yag penting untuk mempengaruhi peluang dari seorang wanita untuk mengalami kanker. Dan resiko yang paling besar dari penyakit kanker servik di usia 40-49 tahun dan setelah masa menopause, peluang untuk mengalami kanker servik dan kanker organ kandungan yang lain yang lebih besar.

Keganasan Kanker Servik

Keganasan Kanker Servik

Keganasan Kanker Servik

Gejala dari keganasan kanker servik adalah :

  1. Di awal, biasanya kanker servik sering muncul tanpa adanya gejala
  2. Di stadium lanjut, penyakit kanker servik mengakibatkan pendarahan vagina yang tidak normal. selain itu pendarahan bisa mulai dan berhenti diantara periode atau siklus haid yang teratur atau juga terjadi setelah Anda melakukan hubungan seksual dan melakukan pemeriksaan kandungan.
  3. Keluarnya cairan vagina yang berlebihan yang dapat menunjukkan bahwa penyakit kanker yang sudah berkembang ke stadium lanjut.

Penyebab dari keganasan kanker servik adalah :

  1. Salah satu studi yang menunjukan jika keganasan kanker servik lebih sering terjadi oleh wanita dengan usia muda yang sudah melakukan hubungan intim. Selain itu juga wanita yang sering berganti-ganti pasangan seksual dan wanita yang pasangan seksualnya saat melakukan hubungan seksual juga melakukan hubungan seks dengan wanita lain. Keganasan kanker servik juga bisa diakibatkan karena infeksi virus popiloma manusia atau HPV.
  2. Hormon juga berperan besar dari terjadinya keganasan kanker servik. Dibandingkan pada penggunaan kontrasepsi diafagma, penyakit kanker serviks biasanya lebih banyak ditemukan pada wanita yang mengonsumsi pil Kb.
  3. Dan selain itu, diet atau gaya hidup yang diyakini memberikan peranan besar. tetapi, disaat kaitan mengenai diet tertentu, pola hidup dan juga resiko dari terjadinya penyakit kanker sudah dipastiakn, dinamika dibalik hubungan sebab akibatnya yang hingga saat ini masih belum diketahui secara sepenuhnya.
  4. Gen yang rusak yang dipersalahkan untuk gejala sesuatu yang dikaitkan dengan keganasan kanker servik. Dan seseorang yang tidak mewarisi penyakit itu dengan sendirinya, namun sifat-sifat fisiologis dan juga psikologis yang menjadikannya justru cenderung mengalami penyakit ini. Hal ini juga berlaku pada keganasan kanker servik.

Lalu apa yang harus dilakukan adalah :

  1. Jika Anda didiagnosis mengalami keganasan kanker servik dan juga berlapangdada. Dan di tahap awal, biasanya bisa disembuhkan juga tanpa banyak kesulutan dan juga tanpa efek yang tidak diinginkan.
  2. Mempelajari sedikit, ketahuilah apa yang Anda hadapi dan juga apa yang Anda alami untuk bisa melawan keganasan penyakit ini. Perasaan yang tidak berdaya serta ketika rasa takut pada sesuatu yang tidak diketahui hilang.
  3. Aktif untuk mengambil keputusan, memperbaharui diri dengan cara pengetahuan perawatan terbaru. Baca dan kmeudian bicaralah dengan pasien lain serta dokter agar mencari informasi mengenai keganasan kanker servik di Internet. Mempertimbangkan pro dan kontra mengenai pilihan pengobatan bersama dokter Anda.
  4. Sebaiknya ingatlah, pengobatan bisa mempengaruhi kemampuan Anda saat melakukan hubungan seksual dan juga memiliki anak. Penyakit kanker servik di stadium awal bisa diatasi tanpa efek samping, namun jika di kanker stadium lanjut, maka efek samping biasanya bisa saja terjadi. Dan pengobatan yang dilakukan adalah tindakan histerektomi atau operasi pengangkatan rahim serta leher rahim, sehingga bisa beresiko tidak mempunyai anak. Dan jika menginginkan punya anakmaka Anda bisa memilih pengobatan yang tidak terlalu ekstrim, yang diikuti dengan pemeriksaan fisik dua kali dalam setahun. Dan di sisi yang lain, jika Anda berusia lanjut atau juga memilih untuk tidak hamil lagi, maka histerektomi bisa menjadi solusi yang baik meskipun kanker masih di stadium awal. Dan sebaiknya pertimbangkanlah pilihan Anda.
  5. Makan dengan baik dan juga benar, meskipun Anda tidak suka dengan makanannya. Namun sebaiknya mengonsumsi diet yang sudah dianjurkan. Dan tubuh Anda juga memerlukan asupan makanan dalam pemeliharaan serta untuk membangun kembali jariingan supaya bisa mendapatkan kekuatan Anda kembali.
  6. Melakukan olahraga, jika memang memungkinkan, karena latihan fisik bisa menyingkirkan ketegangan dan juga kemarahan untuk membangun selera makan Anda.
  7. Membuat buku harian mengenai efek samping yang Anda alami saat melakukan pengobatan.
  8. Membatasi aktivitas jika Anda mudah mengalami kelelahan, sebaiknya hindarilah kerumunan orang banyak, dan hindari juga situasi yang bisa memudahkan Anda mengalami infeksi. Tetapi jangan biarkan penyakit atau juga efek samping pengobatan justru mengambilalih kehidupan sosial Anda. Dan sangat penting sekali untuk menunjukkan sikap optimis dalam melawan penyakit.
  9. Menyisihkan waktu untuk relaksasi setiap hari. Melakukan meditasi dan doa, khsusnya yang sudah terbukti membantu.
  10. Melakukan pemeriksaan secara lanjut, eperti CT scan dan USG untuk bisa mengonfirmasi temuan awal serta mengsemapingkan kemungknan lainnya.
  11. Merujuk ke spesialis dan juga klinik khusus jika memang dibutuhkan.

Keganasan Kanker Servik

Posted in kanker servik | Tagged , , , , | Leave a comment

Pengobatan Penyakit Kanker Servik

Pengobatan Penyakit Kanker ServikPenyakit kanker serviks adalah suatu bentuk keganasan yang berawal dari sel-sel serviks atau leher rahim. Penyakit kanker serviks itu sendiri diawali dari lapisan serviks. Dan terjadinya kanker serviks juga tidak langsung mendadak datang, namun diawali dengan sangat perlahan. Pertama-tama beberapa sel normal yang berubah menjadi sel-sel prakanker, kemudian setelah itu berubah menjadi sel kanker. Dan perubahan yang terjadi ini dikenal dengan istilah displasia dan baisanya bisa terdeteksi jika melakukan papsmear.

Pengobatan Penyakit Kanker Servik

Ada tiga jenis pengobatan penyakit kanker servik yang harus dilakukan, yakni adalah operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Dibawah ini akan kami jelaskan tentang pengobatan penyakit kanker servik adalah :

Pengobatan Penyakit Kanker Servik

Pengobatan Penyakit Kanker Servik

Operasi

Pengobatan penyakit kanker servik yang pertama adalah dengan tindakan operasi. Ada beberapa jenis operasi yang dapat dilakukan untuk mengobati penyakit kanker serviks, diantaranya adalah :

  1. Cryosurgery
    suatu probe mental yang didinginkan dengan menggunakan nitrogen cair yang akan dimasukkan lewat vagina dan juga leher rahim. Dan cara ini bekerja untuk membunuh sel-sel tidak normal dengan cara proses pembekuan. Dan tindakan ini biasanya digunakan untuk membantu mengobati penyakit kanker serviks yang hanya terjadi di leher rahim saja atau stadium 0, dan bukan penyakit kanker serviks yang sudah menyebar menuju keluar leher rahim.
  2. Bedah laser
    Tindakan ini dilakukan dengan cara menggunakan suat sinar laser yang digunakan untuk membakar sel-sel dan juga menghapus sebagian kecil dari jaringan sel rahim untuk bisa dipelajari. Dan proses pembedahan laser ini hanya bisa digunakan untuk pengobatan penyakit kanker serviks pra-invasif atau stadium 0.
  3. Konisasi
    Sepotong jaringan yang bentuknya kerucut yang akan diangkat dari leher rahim. Dan pemotongan ini dilakukan dengan cara menggunakan pisau bedah, laser dan juga menggunakan kawat tipis yang dpanaskan menggunakan listrik. Selain itu, pendekatan ini dapat digunakan untuk bisa menemukan dan juga mengobati penyakit kanker serbiks di tahap awal yakni tahap stadium 0-1.
  4. Histerektomi
    Pengobatan penyakit kanker serviks dengan menggunakan cara ini adalah mengangkat rahim. Namun tidak mencakup pada jaringan yang ada didekatnya. Dan vagina ataupun kelenjar getah bening panggul yang tidak diangkat. Selain itu juga rahim bisa diangkat dengan jalan operasi pada bagian depan perut atau juga lewat vagina.
  5. Trachelektomi
    Suatu prosedur yang dikenal dengan trachelektomi iradikal yang bisa membuat seorang wanita muda dengan resiko penyakit kanker stadium awal bisa diatasi dan masih bisa punya anak. Metode ini dilakukan dengan cara pengangkatan serviks dan juga dibagian atas vagina. Kemudian meletakannya dijahtian yang bentuknya kantong dan bertindak sebagai pembukaan leher rahim didalam rahim. Kelenjar getah bening yang letaknya berada didekatnya juga akan diangkat. Operasi ini dapat dilakukan lewat vagina dan juga perut.
  6. Ekstenterasi Panggul
    Selain mengambil semua bagian organ dan juga jaringan vagina dan perut, di operasi yang satu ini juga akan dilakukan pengangkatan pada kandung kemih, vagina, dubur, dan juga sebagian pada usus besar. operasi ini dapat dilakkan saat penyakit kanker serviks kambuh lagi setelah melakukan pengobatan yang sebelumnya. Dan diperlukan waktu selama 6 bulan atau lebih untuk bisa pulih dari operasi radikal ini. Tetapi, wanita yang pernah melakukan operasi ini masih bisa menjalani kehidupan dengan lebih bahagia dan bisa lebih produktif.

Radioterapi

Pengobatan penyakit kanker servik yang kedua dengan menjalani radioterapi. Pada pengobatan ini diteraokan lewat radiasi eksternal yang diberikan bersamaan dengan kemoterapi dosis rendah. Untuk jenis pengobatan menggunakan radiasi internal, zat aradioaktif yang dimasukkan ke dalam silinder didalam vagina. Dan terkadang, bahan radiaktif ini bisa ditempatkan didalam jarum tipis yang dimasukkan langsung ke daerah tumornya. Dan pengobatan implantasi menggunakan radioaktif dosis rendah dapat selesai dalam waktu beberapa hari saja dan selama pengobatan, pasien tetap harus berada dirumah sakit. Sementara itu, untuk jenis radioterapi dengan dosis tinggi, dilakukan dalam bentuk rawat jalan selama beberapa waktu. Untuk pada setiap sesi pengobatannya, maka bahan radioaktif yang dimasukkan ke dalam tumor selama beberapa waktu, setelah itu akan dikeluarkan lagi.

Kemoterapi

Pengobatan penyakit kanker serviks yang satu ini lebih terkenal dibandingkan yang lainnya. Kemoterapi adalah penggunaan obat-obatan yang bertujuan untuk menunuh sel-sel penyebab kanker. Dan biasanya obat-obatan ini diberikan lewat infus ke dalam pembuluh darah atau bis ajuga ke dalam mulut. Dan setelah obat masuk ke dalam aliran darah maka akan langsung menyebar ke seluruh tubuh. kadang, ada beberapa jenis obat yang diberikan dalam waktu 1 waktu.

Jika memang kesembuhan tidak dimungkinkan. Maka selanjutnya tujuan pengobatan yang dilakukan adala dengan jalan mengangkat dan juga menghancurkan sebanyak-banyaknya sel-sel kanker. Dan biasanya cara ini dilakukan pengibatan yang sifatnya adalah paliatif, dan ditujukan untuk membantu mengurangi gejala gejala kanker yang muncul.

Itulah informasi mengenai pengobatan penyakit kanker servik. Semoga informasi pengobatan penyakit kanker serviks ini bermanfaat bagi Anda semua yang membacanya. Terimakasih.

Pengobatan Penyakit Kanker Servik

Posted in kanker servik | Tagged , , , , | Leave a comment

Kanker Serviks

Kanker Serviks – kanker yang tergolong ganas dan mulanya itu ada di sel sel serviks atau leher rahim. Kanker Serviks ini terjadi di bagian lapisan serviks, Penyakit Kanker ini mulai terjadi secara perlahan dan bertahap. Pertama terjadi pada beberapa sel sel yang normal dan akan berubah jadi sel sel pra kanker, lalu berubah lagi jadi sel kanker. perubahan yang terjadi itu di namakan displasia dan terdeteksi pada tes pap smear.

Anatomi organ pada reproduksi wanita

Leher rahim atau serviks berada di bagian bawah rahim atau yang disebut dengan uterus. Rahim itu terdiri dari dua bagian, bagian yang paling atas dan di namakan dengan tubuh rahim, yang di mana tempat bayi tumbuh. Di bagian bawah di namakan leher rahim dan dapat menghubungkan secara langsung ke tubuh rahim dan mengarahkan ke bagian vagina. bagian tersebut di namakan jalan lahir.

Kanker Serviks

Kanker Serviks

Penyebab terjadinya Kanker Serviks .

Penyebab terjadinya Kanker Serviks ini di sebabkan dari Virus HPV, virus yang terduga sangat kuat akan penyebab utama terjadinya Kanker Serviks . Viru HPV ini dapat menyerang ke bagian selaput yang ada di dalam mulut dan kerongkongan, anus dan seviks. Kalau tidak segera di periksa, infeksi pada virus HPV ini dapat mengakibatkan bentuknya sel sel prakanker serviks dengan jangka yang panjang.

Menurut penelitian yang di terima virus dari HPV ini terdiri dari dua bagian, yaitu virus HPV yang memiliki resiko rendah, dan virus HPV yang dapat beresiko tinggi yang bisa merubah permukaan pada sel sel vagina. virus itu termasuk pada tipe tipe virus HPV yang beresiko tinggi diantaranya yaitu virus HPV tipe 16, 18, 31, 33, dan virus HPV yang tipe 45.

Dan saya akan menjelaskan mengenai beberapa faktor akan resiko terjadinya penyakit Kanker Serviks diantaranya yaitu :

  1. Merokok, wanita yang merokok itu mempunyai dua kali lebih lipat terserang penyakit Kanker Serviks dan berbeda dengan wanita yang tidak merokok.
  2. Terjadinya inveksi HIV. Wanita yang terserang penyakit HIV mempunyai sistem kekebalan tubuh yang kurang dan dapat menyerang inveksi HPV ataupun penyakit kanker di stadium awal.
  3. Infeksi bakteri klamidia, menurut penelitian yang di terima telah menemukan kalau wanita itu mempunyai banyak sejarah atau terkena infeksi klamidia pada saaat ini, mempunyai resiko penyakit Kanker Serviks yang sangat tinggi.
  4. Menggunakan pil kb, menggunakan pil kb dengan jangka waktu yang panjang bisa menambah resiko terjadinya penyakit kanker
  5. Wanita hamil yang lebih dari tiga kali, wanita yang menjalani proses kehamilan lebih dari tiga kali mepunyai resiko terserang penyakit Kanker Serviks
  6. Wanita hamil yang pertama di usia muda, wanita hamil pertama di usia muda yang berumur 17 tahun nyaris dua kali lebih lipat terserang penyakit kanker serviks di usia tuanya nanti, dan berbeda dengan wanita yang telah menunda kehamilannya sampai usianya itu mencapai 25 tahun dan lebih dari iitu.
  7. Riwayat dari keluarga, kalau keluarga anda antara ibu dan kakak perempuan yang terkena penyakit Kanker Serviks , kemungkinan anda juga terserang penyakitt kanker itu sekitar dua hingga tiga kali lebih lipat dan berbeda dengan seseorang yang tidak memiliki riwayat penyakit Kanker Serviks pada keluarganya.

Gejala terjadinya penyakit Kanker Serviks

Kanker Serviks yang berstadium awal tidak dapat menimbulkan gejala. Gejala atau tanda tanda itu akan muncul ketika sel Kanker Serviks sudah menyerang di beberapa bagia organ tubuh yang ada di daerah tubuh. gejala yang timbul diantaranya yaitu :

  1. Pendarahan di bagian vagina yang sifatnya itu abnormal atau berlebihan
  2. Pendarahan yang biasa terjadi itu pendarahan ketika anda selesai berhubungan, pendarahan sesudah menopause, pendarahan yang terjadi atau bercak darah antara dari periode menstruasi dan periode menstruasi yang lebih lama dan berat dari biasannya, pendarahan sesudah douching ataupun sesudah pemeriksaan di bagian panggul dan itu merupakan gejala dari penyakit kanker seriviks, dan bukan pra kanker.
  3. Keputihan yang berlebihan, ciri ciri dari keputihan yaitu cairan yang keluar kental, dan warnanya kuning atau pun warnanya kecokelatan dan menimbulkan aroma busuk dan menimbulkan rasa gatal di daerah kewanitaan.
  4. Menimbulkan rasa sakit ketika berhubungan intim

Jenis jenis dari Kanker Serviks yaitu :

Jenis kanker serviks itu terdiri dari dua bagian utama diantaranya yaitu karsinoma sel skuamosa dan adenokarsinoma. Dan 8 dari 10 jenis penyakit kanker serviks yaitu karsinoma sel skuamosa atau yang di sebut dengan sel sel yang dapat menutupi permukaan serviks, serta sisanya yaitu adenokarsinoma yang mulai pada sel sel kelenjar dan dapat membuat lendir.

Pemeriksaan timbulnya Kanker Serviks

Untuk mengetahui lebih detail kalau anda terserang penyakit kanker serviks, dokter telah menyarankan pemeriksaan diantaraya yaitu:

  1. Pap smear yaitu pengambilan dari cairan vagina untuk di lakukan pemeriksaan
  2. Colposcopy atau teropong leher rahim atau serviks
  3. Biopsi, pengambilan dari sample jaringan serviks untuk di lakukannya pemeriksaan pada ahli patalogi
  4. Tes tanda tumor SC
  5. Pemeriksaan di bagian panggul

Kanker Serviks

Posted in kanker serviks | Tagged , , , | Leave a comment

Pap Smear Untuk Kanker Serviks

Pap test dikenal juga sebagai pap smear. Pap smear untuk kanker serviks merupakan tes skrining yang digunakan untuk mencari sel-sel prakanker di leher rahim wanita. Dokter atau perawat mengambil sampel sel dari leher rahim  serviks Anda, lalu sel tersebut ditaruh ke slide kaca danslide tersebut dibawa ke laboratorium untuk dikaji dengan mikroskopis.

Wanita usia 21-69 tahun atau wanita yang pernah mengalami kontak seksual perlu melakukan pap smear untuk kanker serviks. Wanita yang menyentuh intim, oral seks, vagina, anus, harus mendapatkan penanganan penyakit kanker serviks dengan pap test secara teratur. Anda harus mulai dengan satu kali pap test dalam tiga tahun, maka pap test dilakukan setiap dua tahun sekali sampai usia ke 69.

pap smear

Sel-sel di leher rahim pada penyakit kanker serviks secara bertahap dapat berubah dari waktu ke waktu tanpa menimbulkan rasa sakit atau gejala yang terlihat. Tanpa gejala, bagaikan perubahan kecil dalam sel bisa menyebabkan kanker. Dengan melakukan pap test atau pap smear untuk kanker serviks yang dilakukan setiap dua tahun, perubahan sel serviks Anda dapat dideteksi lebih awal, memaksimalkan pengobatan Anda.

Anda harus melakukan pap test bahkan jika Anda sudah melakukan vaksin HPV, Anda perna melakukan hubungan seksual dengan pasangan Anda meskipun jarang, Anda sudah mengalami menopause, Anda tidak lagi berhubungan seksual, Anda berada dalam hubungan sesama jenis.

Hasi tes yang tidak normal tidak selalu berarti bahwa Anda memiliki kanker. Mereka sering juga disebabkan oleh peradangan atau infeksi pada leher rahim atau vagina. Jika hasilnya abormal, dokter atau perawat akan menjelaskan hasil kepada Anda dan menginformasikan Anda mengenai pengobatan yang terbaik.

Posted in gejala kanker serviks, pencegahan kanker serviks | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Leher Rahim (Serviks)

Salah satu penyakit yang bisa menjadi momok menakutkan bagi mereka adalah penyakit kanker serviks. Penyakit kanker serviks ini adalah kanker yang menyerang leher rahim pada wanita. Kanker serviks adalah tumor ganasprimer yang biasnaya berasal dari metplasia epitel didaerah skuamokolumner junction yakni daerah peralihan dari mukosa vagina dan juga mukosa kanalis servikalis. Penyakit kanker leher rahim (serviks) ini biasanya merupakan penyakit kanker yang terjadipada serviks atau leher rahim, suatu daerah yang berada pada organ reproduksi wanita yang merupakan suatu pintu untuk masuk menuju rahim, letak dari leher rahim ini adalah antara uterus dan juga liang senggama atau juga vagina.

Penyakit kanker leher rahim (serviks) ini biasanya menyerang wanita pada usia 35-55 tahun. Dan sebanyak 90% dari penyakit kanker serviks ini biasanya berasal dari sel skuamosa yang melapisi serviks dan juga 10%. Kemudian sisanya ini berasal dari sel kelenjar penghasil lendir pada saluran servika; yang kemudian menuju ke rahim.

Penyakit kanker leher rahim (serviks) ini biasanya terjadi karena kelainan pada sel-sel serviks yang tidak diketahui dengan pasti, namun ada beberapa faktor yang menjadi resiko terjadinya masalah penyakit serviks ini yakni HPV adalah virus yang menyebabkan kutil enetalis yang biasanya menular pada saat hubunngan seksual. Penyebab lain dari penyakit kanker leher rahim (serviks) adalah merokok. Hubungan seksual yang dilakukan pertama kali pada usia dini juga bisa menjadi penyebab dari masalah penyakit kanker leher rahim ini terjadi.

Dari beberapa penyebab penyakit kanker leher rahim (serviks) ini biasanya akan menimbulkan suatu keluhan atau suatu gejala yang kemudian sel-sel ini selanutnya mengalami suatu mutasi dan kemudian berkembang menjadi sel dysplasia. Namun, jika sel karsinoma atau kanker ini sudah mendesak pada jaringan syaraf yang akan menimbulkan suatu masalah keperawatan nyerinya. Pada stadium tertentu sel dari karsinoma ini bisa mengganggu kerja system dari urinaria yang bisa menyebabkan hidroureter atau juga hidronefrosis yang bisa menimbulkan suatu masalah keperawatan resiko dari penyebaran infeksi.

Posted in ciri ciri kanker serviks, gejala kanker serviks, penyakit kanker serviks | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Servik (Leher Rahim)

Kanker serviks (leher rahim) biasanya merupakan kanker epidermoid yang muncul dari daerah NS. Sekitar 5 persen muncul dari sel endoserviks torak. Kanker serviks ditentukan stadiumnya sebagai berikut :

  1. Stadium 0 – karsinoma in situ
  2. Stadium 1 – karsionam terbatas seluruhnya pada serviks (I-A, invas stroma dini: I-B, semua lesi Stadium ! lainnya).
  3. Stadium II – karsinoma yang melibatkan dua pertiga atas vagina atau daerah parametrium, tetapi tidak meluas ke dinding samping pelvia (II-A hanya melibatkan vagina, Ii-B, inflatrasi parametria)
  4. Stadium II – karsinoma yang melibatkan sepertiga bawah vagina dan parametrium , tetapi melibatkan tidak dinding samping III-B, perluasan ke dinding samping II-uri-narius, obstruksi satu atau kedua ureter tanpa memandang penyakit lain.
  5. Stadium IV – karsinoma diluar traktus reproduksi (IV-A, melibatkan mukosa verika urinaria atau usus, IV-B, diluar pelvis).

Sistem penentuan stadium ini berhubungan baik dengan kemungkinan metastatis kelenjar limfe dengan  Stadium 1, 17 persen, Stadium II, 32 persen, Stadium III, 47 persen dan Stadium IV, 81 persen. Tak tergantung pada stadium, kecepatan metastatis kelenjar limfe meningkat dengan peningkatan ukuran lesi kanker serviks (leher rahim) , lesi primer jarang berukuran kurang dari 1 cm, 17 persen untuk lesi 1-sampai 3 cm serta 52 persen lebih dari 3 cm. Tempat lazim unutk metastatis jauh adalah dihati paru dan tulang.

Terapi kanker serviks (leher rahim) invasive adalah dengan tindakann bedah radikal atau radiasi. Kemoterapi (seperti pada kebanyakan kanker epidermoid) kecil manfaatnya selain paliatif. Tetapi harus disesuaikan untuk setiap pasien, sebagian besar ahli onkologi ginekologi saat ini menyokong radioterapi. Radioterapi memberikan angka kesembuhan 5 tahun yang sedikit lebiih dibandingkan dengan pendekatan histerektomi yang diperluas, Dengan tingginya tingkat keahlian yang tersedia untuk terapi radiasi, maka komplikasi penyakit radiasi, proktitis dan sistitis radiasi atau nekrosis vagina dan serviks, jarang ditemukan. Pendekatan bedah terbatas pada lesi stadium I dan IIA dan melibatkan histerektomi diperluas, dengan pembuangan uterus, sepertiga atas vagina, keseluruhan ligamentum sakrouterina dan uterovesiklais, keseluruhan parametrium dan limfadenektomi pelvis (rantai ureter, obturatoria, hipogastrika, dan iliaka). Pendekatan bedah memerlukan operator yang terampil, keadaan medis memuaskan dari pasien dan penerimaan morbiditas serius seperti fistula ureterovaginalis dalam 1 sampai 5 persen pasien. Untuk stadium kanker serviks lebih lanjut, radioterpai merupakan satu-satunya pilihan terapi kanker serviks yang layak.

 

Posted in kanker servik, kanker serviks | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Kanker Serviks

Penyakit kanker serviks, kanker uterus primer, sudah kurang umum dari masa sebelumnya karena deteksi dini dengan tes Pap smear. Kantor ini masih merupakan kanker reproduktif ketiga yang umum pada wanita, diluar kanker payudara. Kanker serviks terjadi paling umum pada usia antara 30 dan 45 tahun, tetapi dapat terjadi pada usia semuda 18 tahun. Aktivitas seksual mempunyai hubungan dengan insiden, sebelum usia 25 tahun, lebih pravalen pada mereka yang mempunyai pasangan seksual multipel dan beberapa kehamilan dini. Penelitian menunjukkan bahwa kanker tipe ini adalah PHS. Kanker servikal invasive telah teridentifikasi senabagi kondisi penemuan HIV. Faktor-faktor resiko selain dari hubungan seksuakl dini, melahirkan anak suai dini dan pasangan yang banyak, termasuk pemajanan terhadap HPV, infeksi HIV, merokok dan pemajanan dietiklstilbestrol (DES) in utero. Infeksi servikal kronik tampaknya memainkan pernan yang signifikan dalam kanker servikal.

Anda mungkin tidak memiliki gejala pada awalnya ketika tumor kecil. Seperti tumor menjadi lebih besar, dalam kebanyakan kasus, gejala pertama yang dikembangkan adalah pendarahan vagina abnormal atau gejala penyakit kanker serviks seperti:

  • Pendarahan di antara periode normal (perdarahan intermenstrual).
  • Perdarahan setelah berhubungan seks (perdarahan postcoital).
  • Setiap perdarahan vagina pada wanita masa menopause.
  • Gejala awal dalam beberapa kasus adalah keputihan yang berbau tidak menyenangkan, atau rasa tidak nyaman atau sakit saat berhubungan seks.

Semua gejala di atas dapat disebabkan oleh berbagai kondisi umum lainnya. Tetapi jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

Penyakit kanker serviks secara dini tidak menimbulkan tanda-tanda nyata atau gejala. Perempuan harus memiliki tahunan check-up, termasuk Pap smear untuk memeriksa sel-sel abnormal pada leher rahim. Prognosis (kesempatan pemulihan) adalah lebih baik bila kanker ditemukan lebih awal.

Tanda-tanda kemungkinan kanker serviks termasuk perdarahan vagina dan nyeri panggul.

Penatalaksanaan penyakit kanker serviks adalah :

  1. Pengangkatan non-pembedahan konservatif terhadap lesi precursor terapi beku (pembekuan dengan oksida nitrat) atau terapi laser juga efektif.
  2. Koniasasi untuk karsinoma in situ
  3. Hiterektomi sederhana jika terjadi kanker serviks preinvasif setelah melahirkan anak.
  4. Radiasi atau histerektomi radikal atau keduanya untuk kanker invasive.

Pemeriksaan panggul rutin dan tes Pap membantu menemukan abnormalcells pada serviks sebelum kanker berkembang. Namun, tes dan prosedur yang dapat digunakan setelah pemeriksaan panggul abnormal atau hasil tes Pap memiliki risiko. Misalnya, pengobatan rendah gradelesions dapat mempengaruhi kemampuan wanita untuk hamil atau membawa bayi untuk jangka waktu penuh. Pada wanita yang lebih muda dari 25 tahun, skrining dengan tes Pap memiliki risiko lebih dari manfaat. Skrining dengan tes Pap tidak membantu wanita yang lebih tua dari 60 tahun yang telah menjalani uji coba terakhir smear negatif.

 

 

Posted in kanker servik | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Asuhan Keperawatan Kanker Serviks

Kanker servik terjadi paling umum pada usia antara 30 dan 45 tahun, tetapi dapat terjadi pada usia semuda 18 tahun. Aktivitas seksual mempunyai hubungan dengan insiden : sebelum usia 25 tahun, lebih prevalen pada mereka yang mempunyai padangan seksual multipel dan beberapa kehamilan dini. Penelitian menunjukkan bahwa kanker tipe ini adalah PHS. Kanker servikal invasif  telah terindentifikasi sebagai kondisi penentuan HIV.

1_Kanker_Serviks

Sebagian besar kanker serviks dimulai pada lapisan sel-sel seviks. Sel-sel in tidak tiba-tiba berubah menjadi kanker. Sel-sel normal serviks karena pengaruh zat karsinogen (zat yang dapat menyebabkan kanker) dapat berkembang secara bertahap menjadi sel pra kanker dan kemudian berubah menjadi sel kanker.

Dokter menggunakan beberapa istilah untuk menggambarkan perubahan pra kanker, yaitu cervical intraepithelial neoplasia (CIN) atau squamous intraepithelial lesion (SIL) dan displasia atau Neoplasia Intraepitel Serviks (NIS). Perubahan-perubahan ini pada awalnya tidak menimbulkan gejala tetapi dapat dideteksi dengan tes Pap smear.

Kanker serviks atau yang lebih dikenal dengan kanker mulut rahim/leher rahim ini memang menjadi pembunuh nomor 1 (satu) bagi perempuan di Indonesia dan seluruh dunia. Kanker serviks bukan permasalahan yang sepele dan dengan mudahnya diatasi.

Masalah yang timbul pada pasien kanker serviks dan upaya penanganannya.

Berikut ini adalah contoh masalah yang timbul pada penderita kanker serviks, serta bagaimanan upaya penanganannya.

Masalah

Upaya perawatan

Keluhan fisik seperti nyeri, sesak napas, gangguan pencernaan, infeksi saluran kemih, luka dekubitus, luka berbau, gangguan pada kulit dll. Penggunaan modalitas seperti operasi, radiasi dan kemoterapi. Untuk mengatasi nyeri digunakan obat anti nyeri. Keluarga juga dapat mengurangi keluhan yang ada misalnya relaksasi, pengaturan posisi dan penyesuaian lingkungan.
Masalah perawatan pasien – Perawatan pasien yang dapt dilakukan keluarga meliputi memandikan, merawat mulut, kulit, membantu buang air kecil/besar, dan melakukan pembalutan pada bagian tubuh yang membengkak.- Pada keadaan tertentu mungkin diperlukan pemakaian alat kedokteran misalnya oksigen penguap, kateter, selang hidung dsb.
Gangguan psikologis Lakukan komunikasi yang baik dengan pasien. Cipatakan suasana yang terbuka antara anggota keluarga dan melibatkan pasien pada setiap pengambilan keputusan.
Hendaya sosial yang meliputi berkurangnya rasa percaya diri, perubahan terhadap body image, perubahan peran dalam keluarga, pekerjaan dan masyarakat. Keluarga harus memahami keadaan pasien, menyamakan persepsi, dan membantu pasien agar tetap dapat berinteraksi dengan lingkungan sosialnya.
Masalah spiritual Keluarga dapat meminta tolong kepada rohaniawan

Bila kesembuhan tidak dapat lagi diusahakan, tugas kita adalah memberikan kenyamanan bagi pasien penderita kanker. Perawatan paliatif (penerang) pada pasien kanker serviks sudah saatnya menjadi bagian integral dalam penatalaksanaan penyakit. Selain peran intitusi kesehatan, kerterlibatan keluarga dan masyarakat sangat diperlukan agar layanan kesehatan bagi pasien kanker stadium lanjut dapat menjadi efektif dan efisien.

 

Posted in kanker servik, kanker serviks, pencegahan kanker serviks, penyakit kanker serviks | Tagged , , , | Leave a comment

Kanker Servik Uteri

Kanker servik uteri adalah kanker yang menyerang serviks yaitu bagian peralihan rahim ke liang senggama (vagina) dan jenis kanker yang menempati urutan pertama yang menyerang wanita Indonesia. Pada umumnya, penderita kanker serviks di Indonesia batu berobat setelah stadium lanjut sehingga sukar diatasi karena pad astadium ini ginaekolog hanya dapat meringakan penderitaan. Di negara maju kasus kanker seriks sudah agak menurun. Hal ini karena dilakuakn upaya pencegahan sekunder dan deteksi dini melalui program papsmear yang dilakukan secara periodik dan teratur.

kanker serviks

Papsmear merupakan pemeriksaan secaa mikroskopik dari jaringn serviks uteri yang dapat mendeteksi sel-sel kanker. Kombinasi papsmear dan kolposkopi (penoropongan  vagina) merupakan srana diagnosis dalam mendeteksi kanker serviks secara dini. Kanker servik uteri ditemukan di usia 25-34 tahun, puncaknya pada usai 45-54 tahun.

Secara umum kanker servik uteri diklasifikasikan menjadi dua, yaitu kanker serviks preinvasif (stadium displasia dan karsinoma in situ) dan kanker serviks invasif. Kanker servik perinvasi dimulai dari perubahan abnormal, miimal dari serviks sampai perubahan sel-sel kanker yang menutupi serviks secara abnormal. Kanker serviks preinvasif kemungkinan besar (75-90%) dapat disembuhkan jika diketahui sedini mungkin dan dilakukan pengobatan yang tepat. Jika tidak diobati akan berubah menjadi kanker serviks yang bersifat invasif yang sulit disembuhkan. Kanker serviks invasif yaitu sel-sel kanker yang telah menembus bagian terdalam dari jaringan servisk dan telah tersebar ke jaringan lain melalui pembuluh getah bening.

Gejala kanker serviks tergantung pada tingkat pertumbuhan (stadium). Pada tahap dini (tingkat prekanker) sering tidak menimbulkan gejala sama sekali, kecuali akibat infeksi, seperti keputihan. Kadang ditemukan adanya pendarahan vagina di luar masa menstruasi, keluhan sakit pendarahan setelah berhubungan intim dan infeksi pada saluran dan kandung kemih. Pada stadium lanjut mengakibatkan rasa sakit pada panggul, pendarahan yang mirip dengan air cucian daging dan berbau amis, nafsu makan hilang, berat badan menurun, anemia karena pendarahan, dan timbul fistula vesikovaginal atau fistula rektovaginal.

Penyebab terbesar dari kanker serviks ini secara pasti diduga sekitar 95% disebabkan oleh sejenis virus human papilomma virus (HPV). Virus ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual, gaya hidup yang tidak sehat dan berhubungan seksual di usia muda di luar pernikahan.

 

Posted in ciri ciri kanker serviks, gejala kanker serviks, kanker servik, pencegahan kanker serviks, penyakit kanker serviks, penyebab kanker serviks | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Servik Pada Wanita

Kanker serviks atau kanker leher rahim atau seirng disebut juga kanker mulut rahim yang merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi pada kaum wanita. Setiap 1 jam, 1 wanita meninggal di Indonesia karena kanker serviks. Saat ini kanker serviks menjadi penyebab kematian pada wanita kedua setelah penyakit jantung koroner. Namun dalam wakti setahun kedepan diperkirakan kanke leher rahim akan menjadi penyebab kematian kanker wanita nomor 1 jika tidak dilakukan upaya deteksi dini dan pengobatan pada kanker serviks.

kanker serviksGambaran kanker serviks pada wanita

Apa penyebab dari kanker serviks ?

Kanker serviks disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV). Virus ini memiliki lebih dari 100 tipe, hanya 30 diantaranya yang berisiko kanker serviks. Adapun tipe yang paling berisiko adalah HPV 16, 18, 31 dan 45. Sedangkan tipe 33, 35, 51, 52, 56, 58, 59 dan 68 merupakan tipe berisiko sedang. Tipe yang berisiko rendah adalah tipe 6, 11, 26, 42, 43, 44, 53, 54, 55 dan 56. Sebagian besar tipe yang lain tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Namun selain disebabkan oleh virus HPV, sel abnormal pada leher rahim juga bisa tumbuh akibat paparan radiasi atau paparan bahan kimia yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama.

Bagaimana penularan dari kanker serviks ?

HPV dapat menyebabkan kanker serviks yang menimbulkan kutil baik pada pria maupun wanita termasuk kutil pada kelamin yang disebut kondiloma akuminatum. Kebanyakan infeksi HPV akan hilang sndiri teratasi oleh sistem kekebalan tubuh. Bila terdapat virus HPV pada tangan seorang dan menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan menginfeksi daerah serviks atau leher rahim. Cara penularan lain adalah pada kloset umum yang sudah terkontaminasi oleh virus ini.

tahap perkembangan kanker serviks

Buruknya gaya hidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Selain itu kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi memudahkan terjadinya kanker serviks.

Bagaimana gejala penderita kanker serviks ?

Kanker serviks menyerang daerah leher rahim atau serviks yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang maka infeksi HPV akan mengganas dan menyebabkan kanker serviks, sedangkan pada stadium dini gejalanya tidak terlihat.

Gejala yang bisa diamati walaupun tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV yaitu :

–          Keputihan atau mengelurkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim

–          Cairan kekuningan yang berbau di daerah genital

Oleh karena itu virus ni dapat menular dari seorang penderita pada orang lain dan menginfeksi orang tersebut, sehingga penularan dapat terjadi akibat kontak langsung atau tidak langsung.

Test Papsmear Kanker Serviks

Deteksi kanker serviks

  1. Pap smear

Oleh karena gejala yang timbul pada infeksi HPV tidak telihat dan tidak mudah diamati, cara yang paling mudah untuk mengetahuinya dengan melakukan pemeriksaan sitologi leher rahim. Pemeriksaan ini lebih populer dengan nama Papanicolau smear atau Pap smear. Pada pemeriksaan Pap smear akan terlihat apakah ada infeksi, radang atau sel abnormal. Dianjurkan secara teratur melakukan Pap smear yang dapat membantu deteksi dini kanker serviks.

  1. Thin prep

Metoda Thin prep lebih akurat dibandingkan Pap smear. Jika Pap smear hanya mengambil sebagian dari sel di serviks maka Thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks.

  1. Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap HPV pemeriksaan ini dipakai unutk mendeteksi adanya HPV di mucosa leher rahim dan sekitarnya. Bahan pemeriksaan dapat diambil berupa usap genital dan biopsi mulut rahim.

Bagaimana mencegah kanker serviks ?

  1. Miliki pola sehat yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebaln tubuh. Misalnya mengkonsumsi vitamin A, vitamin C, vitamin E dan asam folat.
  2. Hindari merokok
  3. Hindari hubungan seks sebelum menikah atau di suai sangat muda
  4. Hindari hubungan seks selama masa haid
  5. Hindari hubungan seks dengan banyak partner
  6. Rutin menjalani Pap smear/Thin pap secara teratur
  7. Pemberian vaksin HPV yang diberikan secara suntikan, untuk selanjutnya Anda dapat berkonsultasi dengan Dokter Anda.
Posted in gejala kanker serviks, kanker servik, kanker serviks, pencegahan kanker serviks, penyakit kanker serviks, penyebab kanker serviks | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Kanker Servik

Kanker serviks dapat dideteksi dengan cara tes pap smear. Pada stadium awal tidak menimbulkan gejala. Gejala baru timbul ketika sel-sel kanker serviks sudah menginvasi jaringan sekitarnya, yaitu berupa:

  • Keputihan hebat, beraroma tidak enak dan tidak sembuh-sembuh.
  • Pendarahan. Akan terjadi bila sel-sel rahim telah berubah sifat menjadi kanker dan menyerang jaringan-jaringan di sekitarnya.
  • Pendarahan hebat diluar suklus menstruasi, dan setelah berhubungan seks.
  • Siklus menstruasi tidak teratur.
  • Nyeri selama berhubungan seks.
  • Rasa nyeri saat berkemih.
  • Nyeri sekitar panggul.
  • Pendarahan pada masa pra atau paska menopause.
  • Bila kanker sudah mencapai stadium tinggi, akan terjadi pembengkakan diberbagai anggota tubuh seperti betis, paha, tangan dsb.

Saat ini kanker serviks dapat dicegah dengan  pemberian vaksin HPV. Langkah ini dapat membantu memberikan perlindungan terhadap beberapa tipe HPV yang dapat menyebabkan masalah dan komplikasi  seperti kanker serviks dan genital warts.

Vaksin ini sebaiknya diberikan pada wanita muda sedini mungkin, karena tingkat imunisasi tubuh serta pertumbuhan  dan reproduksi sel di area serviks masih sangat baik.

Vaksinasi merupakan metode deteksi dini sebagai upaya mencegah kanker serviks. Melalui vaksinasi semakin besar kesempatan disembuhkannya penyakit ini dan semakin besar kemungkinan untuk menekan angka kasus kanker serviks yang mengancam kaum wanita.

Posted in ciri ciri kanker serviks, gejala kanker serviks, kanker servik, kanker serviks, pencegahan kanker serviks, penyakit kanker serviks, penyebab kanker serviks | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment