Penderita Kanker Servik Wanita

Penderita Kanker Servik Wanita – Kanker yang akan muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri ini akan berfungsi sebagai pintu masuknya menuju rahim dari vagina. Pada usia berapa pun bagi penderita kanker serviks wanita ini. Tapi penyakit ini akan lebih cenderung mempengaruhi wanita yang aktif secara seksual antara usia 30 tahun ke atas.

Penderita Kanker Servik Wanita

Penderita Kanker Servik Wanita

Kanker serviks sangat jarang terjadi pada wanita berusia di bawah 25 tahun. Pada tahap awal, kanker serviks ini biasanya tidak memiliki gejala. Pada gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi atau setelah menopause. Meski terjadi pendarahan yang belum berarti anda akan menderita kanker serviks.

Jenis penyaokit ini menjadi momok yang sangat menakutkan untuk setiap perempuan. Tidak ada yang menyadari dari gejalanya, bahkan survey menunjukkan perempuan yang terinfeksi virus papiloma manusia adalah penderita kanker serviks wanita yang baru memeriksakan diri setelah berada dalam stadium 3 yang membuat para penderita kanker serviks wanita ini akan mengalami kerusakan organ organ di dalam tubuhnya. Tidak menutup kemungkinan anda beresiko akan mengalami kanker serviks.

Ciri ciri Penderita Kanker Servik Wanita

Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat.

Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:

  1. Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
  2. Mengalami keputihan wanita tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
  3. Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  4. Mengalami sakit saat buang air kecil
  5. Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
  6. Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Penyebab Penderita Kanker Servik

Human papiloma virus (HPV) merupakan penyebab bagi penderita kanker serviks wanita. Sedangkan penyebab ini banyak menyebabkan kematian pada perempuan adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat udah sekali berpindah dan menyebar tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, akan dapat menjangkit seorang yang menggunakannya jika tidak dapat membersihkannya dengan baik.

Faktor yang dapay meningkatkan resiko Penderita Kanker Servik Wanita

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko penderita kanker servik wanita, diantara lain:

  • Berganti ganti pasangan seksual : memiliki banyak pasangan seksual akan dapat meningkatkan resiko terinfeksi HPV
  • Aktivitas seksual terlalu dini : melakukan hubungan seksual pada umur yang terlalu dini akan meningkatkan resiko terinfeksi HPV
  • Merokok : wanita yang merokok beresiko dua kali lipat. Ini bisa kemungkinan di sebabkan oleh bahan kimia berbahaya dari tembakau yang akan muncul di leher rahim
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah : dengan kondisi ini kemungkinan di karenakan pada saat mengkonsumsi obat tertentu seperti imunosupresan. Obat ini digunakan agar tubuh tidak dapat menolak donor bagian organ dari orang lain atau karena menderita HIV/AIDS
  • Melahirkan anak : makin banyak anak yang dilahirkan seorang wanita, maka resiko penderita kanker serviks wanita ini akan lebih meningkat tinggi. Wanita yang punya tiga anak, maka 3kali lebih beresiko terkena kanker serviks dari pada wanita yang tidak punya anak sama sekali. Di perkirakan bahwa perubahan hormon saat sedang hamil akan membuat leher rahim lebih renta terangsang HPV

Pencegahan untuk Penderita Kanker Servik Wanita

Lakukan pencegahan kanker servik dengan cara di bawah ini :

  • Hindari merokok

Banyak pesan dan peringatan yang menyatakan bahwa rokok dapat membahayakan dan memicu timbulnya penyakit ringan atau berbahaya akan tetapi untuk sebagian orang perokok masih menganggap remeh pesan ini. Untuk anda para wanita, penderita kanker serviks wanita di antaranya adalah 30% dari wanita perokok aktif. Penyebabnya adalah kandungan zat kimia yang terdapat di dalam rokok memicu infeksi penyebab penderita kanker serviks wanita ini. dan banyak mengkonsumsi rokok dapat menyebabkan kanker paru paru.

  • Menghindari diet yang tidak seimbang

Diet sudah menjadi kebiasaan wanita yang bersifat sangat penting untuk dapat menjaga bentuk tubuh dan kesehatan. Jika anda sering melakukan diet dan menghindari asupan buah dan sayur, itu merupakan diet yang sangat salah. Diet yang salah dapat memicu perkembangan virus yang dapat menyebabkan penderita kanker serviks wanita. Kandungan yang terdapat dalam sayur dan buah justru akan dapat membantu untuk melindungi anda dari serangan kanker serviks. Perhatikan pula pada makanan dan minuman anda jangan sampai mengandung zat kimia berbahaya seperti pengawet, pewarna, dan penyedap rasa.

  • Produk bahan kimia yang berbahaya

Kehidupan modern yang bersifat instans justru memicu timbulnya kanker. Kankdungan berbahaya yang terdapat di dalam pembungkus dan bahan plastik yang terkena panas memicu bagi penderita kanker serviks wanita ini. Minimalisir penggunaan sterofom, bahan kimia yang di panaskan atau terkena plastik.

Penderita Kanker Servik Wanita


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in kanker servik. Bookmark the permalink.

Comments are closed.